Assalamu'alaikum Wr Wb.

Selama saya mengenal Prudential banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang saya hadapi. Berikut petikan pertanyaan yang pernah saya dapatkan :

T : Apakah menabung di Prudential itu aman ? apakah ada lembaga penjaminnya ?
J  : Aman. lembaga penjamin hanya untuk perbankan sementara Prudential adalah asuransi. namun disamping itu juga kita bisa menilai dari pertumbuhan nasabah itu sendiri, terutama dilingkungan kita. Jika Prudential itu merupakan perusahaan yang tidak jelas, maka tidak akan bertahan perusahaan yang didirikan th 1948 tsb hingga saat ini. Jika anda rajin membeli koran KOMPAS, setiap bulan pasti ada iklan PRUDENTIAL dua halaman penuh. Bayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan ?.

T : Saya sangat awam mengenai asuransi, Dapatkah saya menjadi agent ?
J : Untuk menjadi agent asuransi tidaklah dibutuhkan pengalaman. Kita akan berkerja sama, saling bahu membahu tuk menjadi agent yang sukses. 


T : Untuk menjadi agent yg sukses, harus mempunyai banyak nasabah. Saya sangat tidak mampu mencari nasabah yang banyak.
J : Setiap yang banyak berawal dari yang sedikit.


T : Dapatkah anda memberikan contoh maksud jawaban anda ?
J : Untuk menjadi agent yang sukses tentu membutuhkan suatu proses yang panjang, tidak ada kesuksesan yang instan kecuali mie instan. Jika, anda dapat mencari 1 orang nasabah saja setiap bulan, artinya anda akan mempunyai 12 nasabah di akhir tahun. Bina hubungan baik anda dengan nasabah (tanyakan dengan leader anda bagaimana caranya) maka 12 orang nasabah anda tersebut akan bercerita kepada semua orang bahwa ia mempunyai agent yang hebat dan ini merupakan peluang anda untuk mendapatkan nasabah yang baru. Anggap saja setiap 1 orang akan memberikan anda 1 nasabah baru, maka di akhir tahun yang akan datang, anda akan mempunyai 36 nasabah.

T : Saya masih belum mengerti maksud anda ?
J : Saya yakin, perlahan tapi pasti anda akan mengerti. 

T :  Kenapa agent asuransi itu, tidak ada ikatan resmi layaknya perusahaan lain ?
J  :  Karena tugas seorang agent hanya menyampaikan informasi mengenai produk perusahaan, regulasi (peraturan) perusahaan dan mereka dibayar hanya berdasarkan komisi penjualan polish yang mereka dapat, sehingga banyak sekali agent-agent asuransi yang hanya berorientasi pada pencapaian komisi tanpa peduli dengan tujuan dan peraturan dari perusahaan asuransi tsb sehingga sangat merugikan nasabah. Sebagus atau semulia apapun tujuan sebuah perusahaan asuransi jika dipolitisir atau tidak disampaikan dengan benar maka tidak akan bermanfaat bahkan menjadi momok ditengah masyarakat.

T : Sebenarnya, Apa sih tujuan perusahaan asuransi itu ?
J  : Tujuannya sangatlah mulia, yaitu mengkoordinir orang-orang yang bersepakat untuk mengumpulkan uang dengan jumlah yang telah disepakati, dan jika salah seorang dari anggota mereka ada yang terkena musibah, maka anggota tersebut akan dibantu dari uang hasil kumpulan tersebut (besarnya bantuan tsb diatur oleh perusahaan melalui orang-orang yang memang ahli dibidangnya).

T :  Kenapa perusahaan tdk mau merekrut agent menjadi karyawannya, agar tidak ada yg dirugikan ?
J :  Tujuan utama adalah untuk memangkas biaya-biaya operasional. misal : biaya kantor serta gaji karyawan yang sangat membebani perusahaan. Kebiasaan buruk para sales adalah mereka menjadi tidak produktif lagi ketika mereka telah diangkat menjadi karyawan tetap. 

T : Sejauh mana yang telah dilakukan oleh perusahaan asuransi untuk para agentnya agar tidak nakal ?
J : Perusahaan terus berbenah untuk menyiasati kenakalan dan ketidakprofessionalan para agentnya. Mulai dari perekrutan, para agent harus mengikuti product training, kemudian setelah lulus mereka juga harus mengikuti ujian AAJI ( asosiasi asuransi jiwa indonesia ) tuk mendapatkan lisensi keagenan yang mana  materinya mengenai produk dari asuransi tersebut. untuk mengikuti ujian ini para agent diwajibkan membayar Rp. 350.000 / 1x ujian. jika tidak lulus akan diberikan kesempatan utk mengulang sebanyak 2x serta tetap harus membayar Rp.350.000.

T : Apa yg sebaiknya kami lakukan sebelum menjadi nasabah ?
J : Untuk menjadi nasabah, silahkan anda berhubungan dengan Agent siapapun. Namun yang terpenting haruslah diingat, untuk senantiasa menayakan KARTU LISENSI AAJI agent tsb. kemudian tanyalah latar belakangnya, keluarganya serta alamat rumah dan kantor keagenannya. setelah anda merasa nyaman, barulah anda mendengarkan presentasi mengenai produk dari agent tsb. dan satu lagi yang terpenting, sempatkan waktu anda untuk berkunjung ke kantor keagenan tempat agent tsb bernaung.

T : Menurut bapak hal apakah yang dapat membuat seorang agent itu dpt dikatakan professional ?
J : Banyak hal tentunya. diantaranya : Pendidikan (semakin tinggi pendidikan akan semakin mudah baginya menyampaikan maksud & tujuan perusahaan), Status sosial di masyarakat ( semakin tinggi status sosialnya maka akan semakin besar tanggung jawabnya karena tugas seorang agent tidak hanya sampai pada tahapan closing atau pembayaran premi pertama tetapi tugas seorang agent adalah selama masa pertanggungan asuransi berlaku pada nasabah tersebut. karena tugas ini tidak dituangkan kedalam suatu kontrak antara agent & perusahaan sehingga tidak bisa dituntut maka cara yang terbaik adalah dengan mencari agent yang memiliki moral dan rasa tanggung jawab yang besar), Domisili (akan sangat lebih baik jika anda memilih agent yang berdomisili tetap dikota tempat anda tinggal, sehingga anda bisa berkonsultasi setiap saat), Agamanya ( faktor ini sangatlah penting, karena anda bisa mengabaikan ketiga faktor diatas jika jika menurut anda agamanya sudah sangat memadai).  

T : Apa saja sih produk Prudential itu ?
J : Produk Prudential hanya ada 2. Yaitu : Prulink Syariah Assurance Account ( investasi yg diproteksi dg asuransi ) dan Prulink Syariah Investor Account ( khusus untuk investasi ).

T : Berapa rupiahkah minimal untuk berinvestasi syariah di Prudential ? 
J : minimal Rp. 12.000.000 


T : Dapatkah nasabah melihat ilustrasi investasinya ?
J : Dapat, dengan senang hati saya akan membantu anda


T : Bagaimana dengan investasi yang diproteksi, apa saja yg diproteksi ?
J : Ada beberapa pilihan produk asuransi yang dapat digandengkan dg investasi anda. untuk lebih jelasnya, silahkan hubungi saya.

T : Berapa rupiahkah minimal untuk berinvestasi yg diproteksi dg asuransi ?
J : minimal Rp. 300.000 / bulan atau Rp. 3.600.000 / tahun



T : Bagaimana dengan contoh ilustrasi investasi Rp. 300.000 / bulan yang di proteksi dg asuransi ?
J : Perhatikan ilustrasi dibawah ini :




T : Bagaimana dengan investasinya ?
J : Perhatikan ilustrasinya dibawah ini :


lihatlah pada tahun ke 10 investasi anda telah menjadi Rp. 20.125.000. 

T : Bagaimana dg ilustrasi yang lain pak ?
J : Saudara bisa langsung menghubungi saya, agar kita lebih leluasa membahasnya.

T : Bagaimana caranya agar saya mendapat penjelasan yang selengkap lengkapnya ?
J : Anda tinggal menghubungi saya, dengan senang hati saya akan menjelaskannya 

T : Keuntungan yang paling untung, ikut asuransi dg menabung sendiri apa sich pak ?
J : Menabung sendiri, jika kita sakit dan harus dirawat di RS maka akan mengurangi uang tabungan kita. Tetapi dg ikut asuransi, uang tabungan kita tidak berkurang dan biaya perawatan RS akan dibiayai oleh perusahaan asuransi.

T : Jika kita menabung sendiri, bisa kita tarik sewaktu-waktu dg cepat. Bagaimana dg menabung pd Asuransi ?
J : Menabung dg Asuransi TIDAK BISA demikian, Nasabah harus bisa belajar disiplin, harus bisa mengatur keuangannya sendiri. Dengan cara inilah kita bisa mempersiapkan masa depan kita dengan lebih baik. 

T : Kalo saya ingin menjadi agent, bisa nggak Pak ?
J : Bisa

T : Menurut bapak, orang-orang yg bagaimana yg mampu mengikuti program ini ?
J : Minimal para wiraswasta (pedagang) yang bisa menabung Rp. 10.000 / hari.  Mereka pasti akan sangat terbantu.

T : Maaf pak, menurut sebagian orang "Asuransi itu hanya tuk menipu orang ?", karena sdh banyak contohnya, ketika telat bayar premi, nasabah diuber-uber seperti orang maling, ketika mau klaim susahnya minta ampun. Bagaimana menurut bapak ?
J : Siapa saja boleh berpendapat demikian, tidak ada asap kalau tidak ada apinya. Tetapi akan lebih bijaksana jikalau kita mau membuka diri untuk mencari tahu sekaligus menginvestigasinya sendiri ketimbang ikutan berpendapat yg kita sendiri menyadari hanya ikut-ikutan. Sesuatu yang tidak baik tidak akan pernah bertahan lama, ibarat membungkus bangkai, bagaimana caranya tetap akan tercium juga.  Bandingkan dg perusahaan asuransi, yang kian lama kian membesar dan perlahan tapi pasti sudah bisa diterima oleh masyarakat kita.


" Setiap yang besar selalu dimulai dari yang kecil, segala sesuatu butuh proses, tidak ada kesuksesan dicapai dalam waktu singkat. Yang terpenting, berusahalah pada jalan yang benar serta lakukan dengan sabar dan berkesinambungan "'


Perhatikan Video dibawah ini, bandingkan perbedaan antara pekerja keras dan pekerja cerdas. Selamat menonton.